
Harga emas naik sekitar 1% pada hari Jumat (29/11), didukung oleh melemahnya dolar AS dan masalah geopolitik, tetapi berada di jalur untuk kinerja bulanan terburuk sejak September 2023 karena reli dolar bulan ini menyusul kemenangan Donald Trump dalam pemilihan umum AS.
Harga emas spot naik 0,9% menjadi $2.664,11 per ons, pada pukul 10.01 GMT, tetapi bersiap untuk penurunan mingguan sekitar 2% setelah aksi jual tajam awal minggu ini. Harga emas berjangka AS juga naik 0,9% menjadi $2.664,50.
Harga emas batangan telah turun lebih dari 3% sejauh ini pada bulan November, kinerja bulanan terburuk sejak September 2023, karena para pedagang memperkirakan prospek tarif yang lebih tinggi di bawah pemerintahan Trump akan membuat suku bunga tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama.
Indeks dolar (.DXY), turun ke titik terendah sejak 12 November, tetapi masih berada di jalur untuk kenaikan 2% pada bulan November. Emas mengalami kenaikan signifikan tahun ini, dan kita menyaksikan penurunan tajam bulan ini karena pemesanan untung yang substansial setelah kemenangan Trump dan reli dolar AS menyusul hasil pemilu, kata Jigar Trivedi, analis senior di Reliance Securities.
Emas sering dilihat sebagai aset safe haven selama masa ketidakpastian ekonomi atau politik, termasuk perang dagang, tetapi suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.
"Kekhawatiran Timur Tengah sedikit mereda karena pembicaraan gencatan senjata, tetapi sebaliknya kekhawatiran Rusia-Ukraina masih berlaku di pasar," kata Ajay Kedia, direktur di Kedia Commodities, Mumbai.
Militer Israel mengatakan pada hari Kamis bahwa kedatangan tersangka terdeteksi di beberapa daerah di Lebanon selatan, dan menyebutnya sebagai pelanggaran gencatan senjata dengan Hizbullah.
Selain itu, Rusia melancarkan serangan besar keduanya terhadap infrastruktur energi Ukraina bulan ini pada hari Kamis. Investor menunggu rilis data ekonomi utama AS minggu depan, termasuk laporan pekerjaan, untuk mendapatkan petunjuk tentang prospek pemangkasan suku bunga Federal Reserve di masa mendatang.
Harga perak spot naik 1,5% menjadi $30,71 per ons, platinum naik 1,5% menjadi $944,70 dan paladium naik 1,4% menjadi $987,08, meskipun semuanya mengalami penurunan bulanan. (Arl)
Sumber : Reuters
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...